JAKARTA – IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan merupakan indikator utama yang digunakan untuk mengukur kinerja seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG menjadi barometer penting yang menggambarkan apakah pasar saham sedang mengalami kenaikan atau penurunan dalam periode tertentu.
Fokus Poin
- IHSG mencerminkan kondisi pasar saham Indonesia secara keseluruhan
- Pergerakan IHSG dipengaruhi faktor ekonomi, politik, dan global
- Investor menggunakan IHSG sebagai acuan keputusan investasi
Pengertian IHSG dan Cara Kerjanya
IHSG adalah indeks yang menghitung rata-rata pergerakan harga seluruh saham yang terdaftar di bursa.
Perhitungan IHSG dilakukan dengan membandingkan total nilai pasar saham saat ini terhadap nilai dasar yang telah ditentukan.
Nilai tersebut kemudian disajikan dalam bentuk angka indeks yang terus berubah mengikuti aktivitas perdagangan.
Kenaikan IHSG menandakan mayoritas harga saham mengalami peningkatan.
Sebaliknya, penurunan IHSG menunjukkan tekanan jual yang lebih besar di pasar.
Fungsi IHSG bagi Investor dan Pasar
IHSG berfungsi sebagai acuan utama bagi investor dalam menilai kondisi pasar saham Indonesia.
Indeks ini juga digunakan untuk mengukur kinerja portofolio investasi.
Selain itu, IHSG menjadi indikator kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Pergerakan IHSG sering dijadikan dasar analisis dalam menentukan strategi beli atau jual saham.
Faktor yang Mempengaruhi IHSG
Perubahan IHSG tidak terjadi secara acak, melainkan dipengaruhi berbagai faktor.