CALIFORNIA – Google pada Selasa mengumumkan peluncuran Googlebook, kategori laptop baru yang dibangun di sekitar sistem kecerdasan buatan Gemini dan dirancang terintegrasi langsung dengan perangkat Android. Perusahaan menyebut perangkat ini sebagai pergeseran dari sistem operasi tradisional menuju sistem berbasis kecerdasan.
Fokus Poin:
- Googlebook hadir sebagai kategori laptop baru berbasis Gemini AI dengan integrasi Android dan ChromeOS.
- Fitur utama Magic Pointer memungkinkan saran kontekstual otomatis berdasarkan aktivitas di layar.
- Google menggandeng Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo untuk memproduksi perangkat pertama Googlebook.
Google menyatakan Googlebook menggabungkan elemen Android dan ChromeOS dalam satu sistem yang disebut sebagai “sistem kecerdasan”. Laptop tersebut tetap mendukung aplikasi Google Play dan fungsi browser Chrome.
Perusahaan juga memperkenalkan fitur baru bernama Magic Pointer yang dikembangkan bersama Google DeepMind.
Fitur tersebut aktif ketika pengguna menggerakkan kursor di layar laptop.
Magic Pointer mampu memberikan saran kontekstual berdasarkan konten yang tampil di layar. Contohnya termasuk membuat jadwal kalender dari tanggal yang muncul di email atau memvisualisasikan penempatan furnitur dari gambar yang dipilih pengguna.
Google menyebut pendekatan tersebut sebagai bagian dari integrasi AI langsung di dalam pengalaman komputasi sehari-hari.
Fitur Googlebook Berbasis Gemini AI dan Android
Selain Magic Pointer, Googlebook juga menghadirkan fitur bernama Create your Widget.
Fitur itu memungkinkan pengguna membuat widget desktop kustom hanya melalui perintah teks.
Widget tersebut dapat mengambil informasi dari Gmail, Kalender, hingga pencarian internet untuk membuat dasbor personal yang menampilkan detail seperti jadwal penerbangan dan reservasi restoran.
Google menyatakan sistem ini dirancang untuk mempermudah personalisasi tampilan desktop tanpa konfigurasi manual yang rumit.
Googlebook juga mendukung fitur Quick Access untuk integrasi langsung dengan ponsel Android.
Melalui fitur itu, pengguna dapat melihat dan menyisipkan file dari perangkat Android langsung melalui browser file laptop tanpa perlu memindahkan data secara manual.