Itu disebabkan Ratu berbohong dan tidak memberitahu bahwa Raja telah meninggalkan mereka.
Selain itu, Pangeran Bal Gi hanya berbicara jika semuanya urusan surgawi sekaligus mengusir Ratu dengan alasan etika.
Menurutnya tak elok wanita istana tidak memiliki etika dengan keluar di malam hari.
Ratu pun melanjutkan perjalanan rahasianya menuju Pangeran Yeon-U dan menyebutkan Raja sudah meninggal dan Pangeran Bal Gi tidak cocok menjadi penerusnya.
Hingga akhirnya mereka setuju dan kembali ke istana seolah mereka memiliki hubungan satu malam.
Keesokan harinya, hal pertama yang dilakukan sang Ratu adalah berbohong tentang kehendak raja sebelumnya.
Dan memerintahkan para Menteri untuk mengangkat Yeon-U menjadi raja baru Kerajaan Goguryeo.
Melihat itu, Pangeran Bal Gi yang penuh ambisi tidak terima dan memulai pemberontakan hingga menghabisi nyawa istri dan anak Pangeran Yeon-U.
Pangeran Bal Gi bahkan meminjam pasukan Dinasti Tang Go Gyesu, meski akhirnya pemberontakan itu kalah.
Sehingga Pangeran Bal Gi memilih untuk mengakhiri hidupnya karena malu dihina oleh adiknya sendiri dan disebut egois usai menyebabkan kekacauan.
Ratu Woo yang tidak memiliki ahli waris dan Raja Sansang memiliki hubungan dengan wanita lain.
Raja Sansang memiliki putra yang bakal menjadi penerus selanjutnya yakni Raja Dongcheon.
Sehingga hal ini membuat Ratu Woo murka dan merundung selir dan anak Raja Sansang terus menerus.