Sedangkan sisanya yakni 179 orang lainnya dipastikan telah meregang nyawa dan saat ini sedang diidentifikasi identitasnya.
Peristiwa mengerikan ini menjadi kecelakaan pesawat terbesar di Korea Selatan setelah Asiana Airlines Haenam.
Di mana kecelakaan pesawat Asiana Airlines Haenam yang terjadi pada tahun 1993 silam menewaskan 66 orang.
Di sisi lain, Pejabat Presiden Choi Sang Mok, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Strategi dan Keuangan Korea Selatan.
Dalam pidato pembukaan pada pertemuan ketiga markas besar penanggulangan bencana dan keselamatan yang digelar di Kompleks Pemerintah Seoul hari ini.
Pemerintah Korea Selatan akan mendeklarasikan 7 hari mulai dari hari ini sampai dengan tanggal 4 Januari 2025 mendatang sebagai masa berkabung.
Pembakaran dupa bersama akan dipasang di lokasi kecelakaan dan di 17 kota dan provinsi termasuk Seoul, Gwangju, Jeonnam dan Sejong.
Selain itu, semua kementerian, pemerintah daerah dan lembaga publik di negara tersebut akan mengibarkan bendera setengah tiang serta pejabat publik akan mengenakan pita duka.