HEADLINES.ID - Beredar kabar bahwa Google Assistant akan mengalami beberapa perubahan signifikan sebagai konsekuensi dari pemutusan hubungan kerja massal yang baru-baru ini terjadi.
Apakah ini hanya kebetulan atau ada hubungan langsung dengan PHK massal, kita masih belum tahu dengan pasti.
Ya, belum lama ini Google melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih dari 1.000 karyawan dari berbagai divisi.
Bagian yang paling banyak terdampak adalah tim dalam Google Assistant dan tim Perangkat dan Layanan PA (DSPA) yang mengelola perangkat keras Pixel, Nest, dan Fitbit.
Dalam keterangan resminya, Google secara resmi mengumumkan bahwa ada beberapa fitur yang akan dihapus dari Google Assistant.
"Kami menghapus beberapa fitur yang kurang dimanfaatkan di Asisten Google untuk fokus memberikan pengalaman pengguna sebaik mungkin." jelas Duke Dukellis selaku Vice President Google Assistant seperti dikutip dari blog.google, Minggu, 14 Januari 2024.
Keputusan ini diambil dengan alasan untuk meningkatkan kualitas dan keandalan layanan, serta untuk membuat pengalaman menggunakan Asisten lebih mudah di seluruh perangkat.
Perubahan ini akan berdampak besar pada pengguna perangkat seluler, smartwatch, dan speaker/smart screen yang mengandalkan Google Assistant dalam aktivitas sehari-hari mereka.
Fitur-fitur yang dihapus akan secara resmi tidak tersedia mulai tanggal 26 Januari, dan sebagian besar dari mereka akan benar-benar dihentikan pada 26 Februari 2024.
Apa saja fitur-fitur yang akan hilang dari Google Assistant?
Berikut adalah beberapa fitur yang akan dihapus oleh Google:
- Memutar dan Mengontrol Buku Audio di Google Play Books dengan Suara.
- Menyetel atau Menggunakan Alarm Media, Alarm Musik, atau Alarm Radio.