Sinergi Multi Pihak Perkuat Pengawasan Serta Pengendalian Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar Dari Sumatera

Amalia Mahardhika - Selasa, 17 Okt 2023 - 14:59 WIB
Pengawasan Serta Pengendalian Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar dari Pulau Sumatera
Pengawasan Serta Pengendalian Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar dari Pulau Sumatera - -
Advertisements

HEADLINES.ID - Indonesia adalah salah satu negara dengan mega biodiversity terpenting di dunia.

Proporsi kekayaan keanekaragaman spesies yang tinggi dengan 1.605 jenis spesies burung (16% jumlah jenis dunia), 720 jenis spesies mamalia (13% jumlah jenis dunia), 723 jenis spesies reptile (6% jumlah jenis dunia), 385 jenis amphibi (6% jumlah jenis dunia), dan 1.900 jenis sepesies kupu (10% jumlah jenis dunia).

Diperkirakan sekitar 300.000 spesies satwa liar atau sebanyak 17% dari satwa di dunia terdapat di Indonesia.

Kekayaan dan keanekaragaman hayati tersebut membentuk ekosistem yang spesifik dan unik, serta menjadi paru paru dunia.

Advertisements

Apa yang kita miliki tersebut saat ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan alasan untuk meningkatkan pendapatan nilai ekonomi melalui perdagangan satwa liar secara illegal.

Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) yang melalui Provinsi Lampung bisa dikatakan cukup tinggi.

Hal ini didukung oleh letak Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatra. Sebagai pintu utama keluar masuk peredaran segala jenis komoditas dan orang, peredaran satwa liar dilindungi juga ikut meningkat.

Tak hanya melalui jalur konvensional, lalu lintas semakin meluas dengan adanya media sosial sehingga terjadilah peningkatan kasus yang sangat signifikan.

Advertisements

Sepanjang tahun 2023 (periode Januari-September) berdasarkan data yang dihimpun oleh Karantina Lampung terdapat 14.886 ekor jenis satwa burung yang berhasil diamankan oleh Karantina Lampung.

Berkat bekerja sama apik dengan Kepolisian, BKSDA maupun NGO Pemerhati Satwa dari berbagai modus upaya penyelundupan.

Sedangkan pada tahun 2022 sebanyak 22.297 ekor dan tahun 2021 sebanyak 15.896 ekor satwa jenis burung. Selain jenis satwa burung juga terdapat jenis satwa lain seperti Orang Utan, Monyet maupun Musang.

Terhadap pelaku penyelundupan TSL telah, telah diproses secara hokum hingga tahap P21.

Advertisements

Gubernur Lampung Arinal Junaidi dalam sambutannya mengatakan bahwa perdagangan ilegal satwa liar (PISL) selain akan mengancam keanekaragaman hayati, tentu akan berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat yaitu penularan penyakit yang berasal dari satwa.

Follow Us:

Headlines Indonesia WhatsApp Channel
Share:
Editor: Nosa Rahmanda
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements