Asal Muasal Sate Bulayak, Salah Satu Makanan Khas Lombok

Nosa Rahmanda - Kamis, 16 Nov 2023 - 21:18 WIB
Makanan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat
Makanan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat - Unsplash.com/ Mufid Majnun
Advertisements

HEADLINES.ID - Sate masakan Indonesia merupakan makanan pokok nusantara bahkan sudah dikaitkan dengan hari raya Idul Adha.

Ada beberapa jenis sate, antara lain sate padang, sate madura, sate maranggi, sate lilit, dan sate bulayak.

Sate Bulayak adalah salah satu yang menonjol dari jenis sate lainnya. Makanan pokok masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat, adalah sate bulayak.

Karena sate ini disajikan dengan bulayak, kue beras tradisional Lombok yang terbuat dari ketan, maka dikenal dengan nama sate bulayak.

Advertisements

Bahan yang biasa digunakan untuk sate bulayak adalah daging sapi, ayam, dan jeroan. Daging yang akan mereka olah menjadi sate Bulayak harus mereka iris kecil-kecil terlebih dahulu, kemudian mereka tusuk pada batang bambu, seperti halnya sate biasa.

Bulayak, sejenis lontong, mereka bentuk dengan membungkusnya dengan daun lontar atau batang lontar.

Namun bulayak juga berarti berputar. Hal ini karena metode membuka blayak yang mengharuskan ujung kulit mereka tekan terlebih dahulu sebelum mereka putar.

Bulayak adalah lontong yang berukuran lebih kecil dari lontong pada umumnya. Selain itu, cara membungkusnya pun khas, yaitu daun mereka melilit lontong secara spiral.

Advertisements

Bulayak memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang lembut. Daun enau sebagai pembungkus karena memiliki rasa dan aroma yang unik.

Selain bulayak, sate ini mereka sajikan dengan berbagai bumbu lainnya. Sate bulayak mereka olah dengan bumbu kacang yang mereka buat dengan cara menumbuk kacang tanah sangrai dan merebusnya dengan santan dan bumbu tambahan.

Rempah-rempah termasuk ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih, merica, santan, kemiri, cabai, dan air jeruk nipis sering penduduk setempat gunakan.

Karena menambah rasa pedas yang menjadi ciri khas masakan Lombok, bumbu kacang ini memiliki rasa yang mengingatkan kita pada kari.

Advertisements

Ritual Keagamaan

Follow Us:

Headlines Indonesia WhatsApp Channel
Share:
Editor: Nosa Rahmanda
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements